ADVERTISMENT

img
Info

Budidaya Bunga Rosella: Pembibitan, Cara Menanam Hingga Panen

Budidaya Bunga Rosella: Pembibitan, Cara Menanam Hingga Panen
Artikel ditulis olehCici Hokiku

Bunga Rosela atau Rosella sering juga dikenal dengan Bunga Asam Paya, Asam Kumbang dan Asam Susur serta memiliki nama latin Hisbicus sabdariffa merupakan spesies bunga yang berasal dari benua Afrika.

Di Indonesia tanaman ini pada mulanya dijadikan sebagai tanaman bunga untuk dijadikan sebagai penghias halaman rumah, namun seiring dengan banyaknya informasi yang didapatkan selanjutnya bunga rosella juga digunakan sebagai minuman hangat di musim dingin dan dan minuman dingin dimusim panas.

Sedangkan di negeri asalnya, Afrika, rosella dijadikan sebagai selai atau jeli. Selai itu didapat dari serat yang terkandung dalam kelopak rosella, sementara di Jamaika tanaman rosella dibuat sebagai salad buah yang dimakan mentah.

Rosella adalah tanaman semusim dengan 1 kali masa produktifnya, tanaman bunga ini dapat tumbuh subur pada cuaca, suhu ataupum kondisi lahan apapun sehingga mudah untuk dibudidayakan.

Cara Menanam dan Membudidayakan Tanaman Bunga Rosella:

Syarat tumbuh

1.Rosella akan tumbuh pada daerah dengan ketinggian sekitar 10 hingga 600 m diatas permukaan laut

2.Suhu yang baik untuk menanam rossela berkisar antara 20°C hingga 34°C

Lahan Tanam

Lahan Tanam untuk menanam rosella pertama kali harus dibersihkan dari tanaman pengganggu atau gulma, lalu penggemburan tanah, setelah itu buatlah bedengan untuk menanamnya, berikan pupuk. jika tingkat keasaman tanah tak seimbang maka lakukanlah pengapuran.

Pembibitan

Bibit diperoleh dengan cara mengambil dari benih tanaman induk yang sudah tua. Selain itu dapat juga dapat diperoleh dengan membeli bibit pada agen benih.

Sebelum ditanam pada lahan tanam sebaiknya, benih rosella direndam hingga berkecambah. Selain direndam dahulu pembibitan juga bisa dilakukan dengan cara persemaian langsung.

Penanaman Dan Pemupukan

Penanaman dilakukan setelah lahan dan bibit telah siap, Lahan yang telah di buat lubang maka selanjutnya akan diisi dengan benih dengan jumlah 2 hingga 3 biji (jika tanpa perkecambahan dahulu), untuk yang sudah melalui perkecambahan dalam setiap lubang diisi dengan 1 hingga 2 benih bibit.

Pemupukan harus dilakukan setelah penanaman agar tanaman rosella yang dihasilkan dapat menghasilkan bunga dan buah berkualitas.

Perawatan Tanaman

Pemupukan dan mengatasi hama penyakit pada tanaman rosella perlu dilakukan agar tanaman dapat tumbuh subur dan menghasilkan tanaman yang berkualitas

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman telah mencapai sekitar umur 3 hingga 8 minggu dan pada umur 1 hingga 2 bulan. Pemupukan dilakukan dengan menggunakan urea dan NPK dengan dosis 4:3.

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman rosella yaitu kutu daun dan Phytopthora. Hama tersebut perlu diberantas, menggunakan pestisida organik dan selalu menjaga kebersihan lahan sebagai cara penanggulangannya.

Sumber: https://www.faunadanflora.com

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan juragan lainnya.

Artikel Terkait

ADVERTISMENT

img

AnekaUKM - One-stop Solution for SMEs

Copyright © 2024 AnekaUKM. All rights reserved.